Definisi Riya Dan Jenis-Jenis-Nya | Riya artinya memeperlihatkan perbuatan (ibadah) kepada orang lain agar disanjung atau dipuji. Maksud lain adalah beribadah dengan niat karena Allah dan karena ingin dilihat, disanjung atau dipuji manusia. Hakikat riya sebenarnya ada dalam hati, dan tidak selamanya ditunjukan dalam perbuatan, karena ada orang yang menunjukan perbuatannya dengan niat memberi contoh. Oleh karena it hanya Allah-lah yang dapat menilai apakah perbuatan tersebut mengandung riya atau tidak.
1. Jenis-Jenis Riya
a. Riya dalam niat
Riya ini muncul ketika mengawali suatu pekerjaan. Seseorang yang akan melakukan ibadah berkeinginan untuk mendapatkan pujian dan sajungan manusia.
b. Riya dalam perbuatan
Yaitu
riya orang yang selalu memperlihatkan ketekunan ibadahnya bukan karena sedang memberi contoh atau bukan saat orang banyak melakukannya.
Riya dan sum'ah termasuk
sifat tercela, merupakan syirik kecil yang hukumnya haram dan harus dijauhi oleh setiap muslim (muslimah).
2. Bahaya Riya
Bahaya riya terhadap diri sendiri :
- Selalu muncul ketidakpuasan terhadap apa yang dilakukan.
- Muncul rasa hampa dan senantiasa gelisah ketika berbuat sesuatu.
- Menyesal melakukan sesuatu ketika orang lain tidak memperhatikannya.
- Jiwa akan terganggu karena keluh kesah yang tidak hentinya.
Adapun bahaya riya terhadap orang lain seperti disebutkan di dalam Al-Qur'an. Surah Al-Baqarah ayat 264.
يا أيها الذين آمنوا لا تبطلوا صدقاتكم بالمن والأذى كالذي ينفق ماله رئاء الناس ولا يؤمن بالله واليوم الآخر فمثله كمثل صفوان عليه تراب فأصابه وابل فتركه صلدا لا يقدرون على شيء مما كسبوا والله لا يهدي القوم الكافرين
Artinya : "Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena ria kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir." (Q.S. Al-Baqarah:264)
3. Cara menghindari Riya
Sudah diketahui bahwa bahaya riya sangatlah besar, dan kita sebagai umat muslim sudah selayaknyauntuk menghindari perbuatan riya tersebut, Diantaranya adalah dengan cara :
Mempersiapkan niat hanya karena Allah saja, tidak menampakkan ibadah kecuali untuk memberi contoh dan diwaktu orang banyak melakukannya.
Itulah beberapa
Definisi Riya Dan Jenis-Jenis-Nya semoga bisa bermanfaat untuk anda sekalian, dan tidak begitu sulit bukan untuk memahaminya, sekian dari saya dan wasalam.